SEJARAH

Sejarah Asal Usul

Konon menurut cerita yang telah banyak beredar di masyarakat warga desa Bululawang yang dikuatkan dengan keterangan dari sesepuh desa bernama Setu (72 tahun) mantan perangkat Desa Bululawangyang tadinya menjabat sebagai Kepala Dusun ( Kamituwo) Dusun Kedunggajul dahulu di selatan jembatan seneng  sekitar 400 m dari jembatan  di situ tumbuh sebuah pohon besar yang akarnya membelah jalan dan bentuknya menyerupai pintu (lawang) pohon itu kata orang namanya pohon bolu sehingga daerah ini dinamakan desa Bolulawang atau Bululawang.

 

Sejarah Pemerintahan Desa

Sebagai desa di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Desa Bululawang sebagaimana desa-desa yang lain disekitarnya adalah merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Bakung Adapun secara ringkas kondisi pemerintah desa dapat di rinci:

  1. Sebelum UU.No.5 Tahun 1979 Tentang Desa; Pada Saat itu Pemerintahan Desa Memakai tradisi kuno dengansebutan terhadap petugas desa sebagai Lurah, Carik, Kamituwo, Kebayan, Jogotirto, Jogoboyo dan Modin.
  2. Adanya UU.No 5 Tahun 1979; Banyak perubahan terjadi pada struktur Pemerintah Desa yang secara Nasional desa-desa di Indonesia diseragamkan,  sebutan pamong desa dikenal dengan perangkat desa  yang antara lain perubahan nama-nama jabatan  Kepala Desa (Masa jabatan 8 tahun), Sekretaris Desa, Kepala Urusan dan Kepala Dusun sampai sekarang ini. Sedangkan lembaga legislatif adalah Lembaga Musyawarah Desa (LMD).
  3. Desa berdasarkan UU.Nomor 5 Tahun 1999; Hal yang menonjol pada masa ini, adalah Jabatan Kepala Desa menjadi 2 Kali 5 tahun atau 10 (sepuluh) tahun, Sedangkan Legislatif pada Era ini adalah Badan Perwakilan Desa (BPD).
  4. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004; Masa jabatan Kepala desa menjadai 6 tahun; dan Sekretaris Desa diisi dari pegawai negeri sipil yang ada di Kabupaten /Kota. Sedangkan BPD beralih menjadi Badan Permusyawaratan Desa.
  5. Undang-undangRepublik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014; Masa Jabatan Kepala Desa menjadai 6 tahun, dan Sekretaris Desa diisi dari pegawai negeri sipil yang ada di Kabupaten /Kota. Sedangkan BPD beralih menjadi Badan Permusyawaratan Desa.

Kepemimpinan Desa

Masa orde lama : Kondisi pemerintah desa pada saat itu masih sangat sederhana, baik dalam menyangkut program-program maupun personal perangkat desanya yang pada saat itu dikenal dengan sebutan Pamong desa atau Bebau desa dengan rata-rata berpendidikan sekolah rakyat (S.R). Kepemimpinan Desa ( Kepala Desa) yang tercatat mulai pada zaman kemerdekaan adalah;

  1. ABDUL KHAMD Th 1968 s/d 1970
  2. S KARTOLO Th 1970 s/d 1993
  3. SOEKAMTO ( pj) Th 1993 s/d 2003
  4. KUSWADI Th 2003 s/d 2007
  5. AKHIYAT, S.Sos (pj) Th 2007 s/d 2011
  6. MATAL (pj) selama 6 bulan
  7. SUTIKNO Th 2011 – 2017
  8. PENI HARSONI S.A.P ( Plh) Th 2017 selama 4 bulan
  9. SUKARI, S.Sos ( Pj ) Th 2017 – 2018 selama 1 Th 2 bulan
  10. SUTIKNO Th 2018 - Sekarang